BLOG

:::..***WELCOME TO BAIHAQI BLOGGER:::..***

Berita

Loading...

KLITIKA DAN IMBUHAN

KLITIKA DAN IMBUHAN

1. Kata adalah bentuk bahasa paling kecil yang mempunyai arti.
    Kata menurut bentuknya dapat dibedakan menjadi kata dasar dan kata turunan
2. Kata Dasar adalah kata yang belum mengalami perubahan bentuk sebagai akibat proses morfologi.
    contoh: jalan, diam, batu, sepatu, dsb.
3. Kata Turunan adalah kata yang telah berubah bentuk dari bentuk dasarnya karena proses morfologi.
    Kata Turunan dibedakan menjadi 3 macam:
    a. Kata Berimbuhan
    b. Kata Ulang
    c. Kata Majemuk
4. Kata Berimbuhan adalah bentuk dasar yang telah mendapat imbuhan (afiks).
    Macam-macam imbuhan (afiks):
    a. Prefiks (awalan) ialah imbuhan yang letaknya didepan kata.
        Contoh: me-, ber-, pe-, dsb.
    b. Infiks (sisipan) ialah imbuhan yang letaknya ditengah kata dasar.
        Infiks dalam bahasa indonesia hanya ada 3 yaitu: -el-, -em-, -er-
    c. Sufiks (akhiran) ialah imbuhan yang letaknya di akhir kata dasar.
        Contoh: -man, -kan, -if, -nya, dsb.
    d. Konfiks (imbuhan gabungan) ialah awalan & akhiran yang sekaligus membentuk kata berimbuhan.
        Contoh: ke-an, per-an, pe-an, ber-an
5. Proklitik & Enklitik adalah bentuk ringkas kata ganti orang.
    Contoh: - ku berasal dari kata aku
                 - mu berasal dari kata kamu
                 - nya berasal dari kata dia
                 - kau berasal dari kata engkau
6. Pokok kata adalah bentuk linguinstik yang tidak bisa berdiri sendiri dalam tuturan biasa.
    Contoh: juang, tawa
7. Kata kerja reflektif ialah kata kerja yang obyeknya diri sendiri.
    Contoh: berhias, berbaju, bersepatu, dsb.
8. Kata Resiprok ialah kata kerja bermakna berbalasan.
    Contoh: berpandang, berpelukan, bersalaman, dsb.
9. Kalimat inti adalah kalimat yang terdiri dari 2 kata, kata yang pertama sebagai subyek , kata yang kedua sebagai predikat.
    Contoh: ayah membaca, kakak dokter
10. Kalimat Elips adalah kalimat yang hanya memiliki satu jabatan fungsional saja.
      Contoh: Pergi!, ibu, kemarin
11. Kalimat Inversi adalah kalimat yang predikatnya mendahului subyek.
      Contoh: menangislah dia =P-S
12. Kalimat Verbal adalah kalimat yang predikatnya berjenis kata kerja.
      Contoh: matahari menyinari bumi = S-P-O
13. Kalimat Nominal adalah kalimat yang predikatnya berjenis kata, bukan kata kerja.
      Contoh: paman petani = S-P

0 komentar:

Poskan Komentar